You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
146,47 M3 Lumpur Berhasil Dikeruk di PHB Sulaiman
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Sulaiman di Kebon Jeruk Dikuras

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, melakukan pengurasan saluran penghubung (PHB) Sulaiman di Jl Yusuf. Hasilnya, sebanyak 146,47 meter kubik lumpur berhasil diangkut.

Kami menargetkan pengurasannya akan rampung pada bulan Juli 2021,

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kebon Jeruk, Suprapto mengatakan, total saluran PHB Sulaiman yang dikuras sepanjang 744 meter. Namun, saat ini pengerjaannya baru sepanjang 320 meter. Adapun pengerjaannya sudah dilakukan sejak tanggal 3 Mei 2021.

"Kami menargetkan pengurasannya akan rampung pada bulan Juli 2021," ujar Suprapto, Senin (28/6).

Saluran Air Jl Griya Pratama Raya Diperlebar

Dikatakan Suprapto, tebal sedimentasi lumpur di saluran PHB tersebut mencapai 100 sentimeter hingga satu meter. Pengerjaan pengurasan saluran PHB ini dilakukan 36 personel Satpel SDA Kecamatan Kebon Jeruk dibantu 10 petugas PPSU. Peralatan yang digunakan seperti, pacul, ember, linggis dan satu unit gerobak.

"Kami lakukan pengurasan agar saluran dapat menampung volume air yang lebih banyak terutama saat hujan deras. Diharapkan dengan pengurasan yang dilakukan dapat meminimalisir genangan di kawasan sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29492 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2218 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1095 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye964 personFakhrizal Fakhri